Pagelaran Musik Jazz Di Tengah Pasar Tradisional

Menginjak tahun kelima, pagelaran Solo City Jazz IV rencananya bakal digelar di halaman Benteng Vastenburg, pada hari Jumat dan Sabtu tanggal 27 dan 28 September 2013. Sebelum hari pelaksaan, panitia melakukan pemanasan terlebih dahulu pada hari sabtu 14 September 2013. Uniknya, kegiatan pemanasan tersebut akan dilakukan di tiga pasar tradisional di Solo. Pasar yang bakal dijadikan ajang pentas musik dada

Heru Mataya, Direktur Artistik Solo City Jazz IV menjelaskan, pihaknya konsisten menjalankan konsep acaranya di pasar. Menurutnya, dulupasar tradisional menjadi salah satu pusat pengembangan seni dan budaya seperti sulap, keroncong, karawitan, hingga dangdut. Dulu, kesenian seperti ini diberi ruang, tapi saat ini sudah tak pernah ditampilkan. Akhirnya sekarang konsep seperti ini diambil oleh mal.

Konsep acara akan dibuat lebih santai dan menyatu dengan aktivitas jual beli di pasar tradisional. Pemain musik dan penyanyi akan bermain di tengah-tengah pedagang. Pemusik bisa memanfaatkan celah di antara pedagang. Acara tersebut tetap mempertimbangkan situasi dan kondisi di pasar.

Heru mengungkapkan apresiasi publik dalam menyambut konser musik jazz di tengah pasar ini cukup baik. Pada tahun sebelumnya, pedagang dan pembeli turut serta bernyanyi. Pesan yang akan disampaikan lewat acara ini adalah jazz itu musik yang tidak eksklusif dan dekat dengan semua kalangan.

11 September 2013

(sumber: id.voi.co.id/voi-warna-warni/4297-pagelaran-musik-jazz-di-tengah-pasar-tradisional)