SOLO CITY JAZZ 2013, Tetap Bertahan sebagai JAZZ-nya SOLO

SOLO CITY JAZZ 2013

SOLO CITY JAZZ 2013
Tetap Bertahan sebagai JAZZ-nya SOLO…

Tahun 2013 ini, SOLO CITY JAZZ ( SCJ ) memasuki kali keempat penyelenggaraannya. Dan SCJ memang berawal dari restu dan dukungan  pemerintah kota Solo.

Dan Solo City Jazz (SCJ) pun dapat berlangsung 2 hari di tahun 2009 itu. Penonton berjubelan selama 2 hari penyelenggaraannya. Adalah C-Pro dari Jakarta yang dipimpin oleh Wenny Purwanti, sebagai penggagas dan penyelenggara SCJ. Dengan penyelenggaraannya dibantu penuh oleh Mataya Art & Heritage local-organizer dari kota Solo yang concern pada event-event budaya. Sejak awal memang  SCJ diinginkan menjadi  menjadi sebuah city-event. tahunan untuk Solo.

SCJ sempat vakum di tahun 2010, karena adanya musibah meletusnya Gunung Merapi. Sehingga situasi dan kondisi waktu itu, tidak memungkinkan untuk diadakannya sebuah “pesta jazz”. Setelah itu, sejak 2011, SCJ tetap dapat berlangsung setiap setahun sekali.

Konsep dasar yang tetap dipertahankan pada SCJ ini adalah, jazz khas dan unik yang dapat selaras bersanding dengan eksotisme kota budaya, Solo. Sehingga sebagai sebuah “pesta musik”, SCJ tidak akan “berdiri” jauh dari tanah kota Solo. Dari apa yang menjadi kekhasan pada kehidupan sehari-hari kota Solo, adat-istiadat yang dijalani sejak dulu.

Dalam hal ini, tentu saja juga menyangkut akan titik-titik penting bersejarah kota Solo, heritage, yang diyakini oleh C-Pro akan memberi keunikan tambahan pada penyelenggaraan SCJ. Yang membedakannya dengan festival-festival jazz sejenis, yang sedang menjamur di pelbagai kota di tanah air, sejak sekitar 4-5 tahun belakangan ini.

Maka dari itulah, SCJ diadakan di tempat-tempat yang dirasa eksotis dan orisinal milik Solo, semisal di Pasar Gede, pasar Klewer, sentra batik KaumanWindujenar, Ngarsopuro. Atau di areal depan Taman Sriwedari. Bahkan digelar pula, jazz minimalis di pasar-pasar, sebagai pre-event. Lalu, para musisi diharapkan mau mengenakan kostum bermotif batik.

Konsep artistik venue & panggung utama di konsep secara unik oleh motor Rumah Karnaval Indonesia (RKI) & pendiri Mataya, Heru Prasetya. Keunikan venue yg dikolaborasi dengan model-model dari Red Batik menjadikan event jazz ini semarak, sehingga rasanya sulit dijumpai pada penyelenggaraan festival-festival jazz di kota-kota lain.

Bagaimana dengan tahun 2013 ini? SCJ direncanakan akan berlangsung pada Jumat dan Sabtu, 27 & 28 September. Tempat yang diambil adalah  benteng Vastenburg, yang terletak di tengah kota Solo. Dan akan menampilkan para bintang-bintang jazz terkemuka seperti Iga Mawarni, Bintang Indrianto TRIO bersama Denny Chasmala dan Mohamad Iqbal. Juga penyanyi muda, Matthew Sayersz,  Serta sebuah bigband, datang dari Jogjakarta, Kirana Big-band.

Akan ikut memeriahkan SCJ 2013 adalah kelompok ibu-ibu seniman yg selain ibu rumah tangga juga ada yg berprofesi sebagai dosen, bakat guyonan dan olah vocal mereka disatukan untuk membentuk sebuah group yg funky & lucu, dengan nama  Sahita, beberapa acara televisi dan acara2 besar nasional sering mengundang mereka untuk tampil termasuk sebuah sendratari kolosal matah ati. Patut ditunggu penampilan pertama mereka dipanggung jazz.  Group band lain yg datang dari Jakarta adalah Aya Band, group yang terbentuk setahun lalu ini sudah cukup banyak menjajal panggung2 jazz nasional terakhir mereka tampil di Indonesian Jazz Festival. Penampilan khusus untuk SCJ telah mereka siapkan sejak beberapa bulan yang lalu. Satu lagi yg datang dari Jogja adalah Smoothies sebuah group band muda yg terdiri dari mahasiswa-i yg kost di Jogja. Bintang cilik Michelle Kunhle, keluarga Joko dengan nama Jazz Classica & Concerta dari Salatiga, kelompok perkusi kontemporer gamelan-jazz, Kemlaka. Ada juga, Absurd Nation (part of Jazz NgiSoringin). Selain itu ada IBF chapter Solo yang akan berkolaborasi dengan pendiri IBF (Indonesia Bass Family)  bassis gempal ini senantiasa penuh semangat terus membetot senar bass-nya, Harry Toledo. Dan kelompok jazz tuan rumah, B’ All Stars.

Sebagai informasi sebelum event utama, SCJ 2013 membuat beberapa pre event yg dilaksanakan di pasar Gede dan  Ngarsopuro pada tgl 14 September & di sebuah kantor bank swasta pada tgl 20 Semptember sambutan masyarakat cukup antusias.

Diharapkan bahwa SCJ, yang tetap didukung  oleh kantor Kementrian Pemuda & Olahraga serta pemerintah kota Solo   akan tetap memberi hiburan bagi warga masyarakat Solo secara keseluruhan. Menyebarluaskan jazz warna-warni yang dapat menjadi semacam alternative musik hiburan bagi siapapun, bahkan bagi publik yang bukan penggemar jazz sekalipun.