SOLO CITY JAZZ 2015

SOLO CITY JAZZ 2015

Tak terasa waktu berlari begitu cepat dan tahun ini Solo City Jazz memasuki perayaan ke 6 nya. Sebuah festival musik dengan spirit jazz yg menjadi agenda kota Solo dan ditunggu oleh sebagian besar masyarakatnya.  Tahun ini Solo City Jazz akan diselenggarakan di taman Balekambang, pada tanggal 18 dan 19 September 2015 dari jam 17.00 s/d tengah malam.

Ngelaras, guyub & ngangeni seperti lekat pada event tahunan yg digagas oleh C-pro Production ini. Kenapa ngelaras karena musik-musik yg dihadirkan cenderung ngelaras & easy listening, walaupun tetap di genre Jazz dan sub genrenya. Kalaupun ada yg meleset dengan menghadirkan jenis musik lain tetap tak bisa menghilangkan rasa ngelaras yg tercipta disetiap pagelarannya. Guyub, setiap tahun SCJ berusaha memberi kedekatan tanpa batasan antara talent dengan penontonnya. Penonton merasa senang dan musisi2 yg tampil bersemangat menyuguhkan tontonan yg menarik. Hampir setiap pengisi acara Solo City Jazz merasa terkesan dengan penonton Solo yg antusias dan menikmati group2 band yg silih berganti dari awal sampai akhir, walaupun kadang mereka harus berdiri atau ngelesot di tanah keras. Guyub inilah yg dirasakan oleh para penonton dari berbagai latar belakang sosial, usia, pendidikan dsbnya, tanpa sekat dan para musisinya mendapatkan atmosfer berbeda dihadapan penonton SCJ. Ngangeni, seperti juga penontonnya, penyelenggaranya juga selalu kangen dengan event tahunan ini. Event ini menjadi ajang pertemuan antara penyelenggaranya yg sebagian besar berdomisili di Jakarta dengan partner penyelenggaranya yaitu Mataya art & heritage dari kota Solo. Jauh dimata dekat dihati, yg membuat kami selalu menanti nanti moment ini.

Siapa saja pengisi acaranya, tahun ini 2D (Dian Pramana Poetra & Deddy Dhukun) akan menjadi penampil senior yg ditunggu2 fansnya, lalu akan hadir pula Gugun Blues Shelter yang akan menghentak Taman Balekambang dimalam pertama, kami percaya group ini akan memberikan totonan yg prima. Dari Solo akan hadir Bengawan Symphony Orchestra, sebuah group orchestra yg akan menampilkan bakat2 muda dari berbagai sekolah dan kursus musik kota Solo, lalu masih dari Solo dimalam kedua, penonton akan mendapat sajian berbeda dari group Pecas nDahe. SCJ tahun ini juga menghadirkan talent2 dari berbagai kota, seperti Selma  (Bogor), Ivan Nestorman (NTT), Vickay (Bali), 57 Kustik (Bandung), Seroja (Pekalongan), I know you well miss Clara (Yogyakarta), Selain itu Jakarta tetap dominan dengan hadirnya Sopana Sokya, Van Java, Roedyanto (Emerald Bex) dan Jakarta Ska Foundation. Sebagai tuan rumah maka selain 2 group besar (Bengawan Symphony Orchestra dan Pecas nDahe) maka akan tampil bakat bakat muda yaitu Starfive, Kyra entertaiment EFuzz, dan GRSB.

Mengapa. Begitu banyak talent?, karena untuk tahun ini SCJ hadir dengan 2 panggung, yaitu panggung utama dan panggung Nescafe Musik Asik.

Karena acara ini gratis, maka kami harus dibantu para sponsor dan kami bersyukur para sponsor tetap membantu SCJ sehingga acara ini tetap terlaksana. Terimakasih  kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Departemen Pariwisata RI, Pemerintah Kota Solo, Nescafe, Wood's Pepermint, Class Mild, Citilink, Hotel Pose In, Ajibond Trans, Teh Pucuk, Krating Daeng, dan Nasmoco.

Mari turut menikmati keriaan event ini, bagi yang dari luar kota Solo, rasakan sensasi yang berbeda menikmati festival musik di kota Solo, tidak hanya menikmati suguhan musiknya tapi juga merasakan kehangatan penontonnya, selain tentunya ada food court yg akan memanjakan para penonton dengan kuliner Solo yang lezat.

Nah mari ringankan kaki, manjakan diri dengan ngelaras di Solo City Jazz ke 6. Jangan lupa tetap berbatik :) 

Wenny/SCJ/2015